hitam menghantui langkahku
sejenak terhenti dipersimpangan batin
jelaga jingga semakin asa hidupku
terpatri lugu di dalam nurani
ketitip ego saat sunyi mengikuti bayangku
sulit mengartikan alur kerinduanku
mengapa diam kebungkaman
seakan dunia memaki ragaku
saat ini akalku mulai tak berakal
pikirku apa yang tidak terpikirkan
karena tangis akan meredamkan tawa
yang kini masih menyisakan tanya
akankah senyummu tersulam kembali
akankah jiwaku menemukan sosokmu
karna saat ini inginku katakan
maaf jika aku mencintaimu...
sejenak terhenti dipersimpangan batin
jelaga jingga semakin asa hidupku
terpatri lugu di dalam nurani
ketitip ego saat sunyi mengikuti bayangku
sulit mengartikan alur kerinduanku
mengapa diam kebungkaman
seakan dunia memaki ragaku
saat ini akalku mulai tak berakal
pikirku apa yang tidak terpikirkan
karena tangis akan meredamkan tawa
yang kini masih menyisakan tanya
akankah senyummu tersulam kembali
akankah jiwaku menemukan sosokmu
karna saat ini inginku katakan
maaf jika aku mencintaimu...
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar